Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, saat masyarakat menggelar tradisi tahunan Bersih Desa dan Kirab Gunungan Hasil Bumi pada Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan bulan Suro atau Muharam ini berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dari 14 RW di Kelurahan Dandangan.

Sejak siang hari, warga telah memadati kawasan Kantor Kelurahan Dandangan sebagai titik awal kirab. Berbagai gunungan yang disusun dari aneka hasil bumi seperti jagung, cabai, terong, kacang panjang, tomat, padi, dan beragam sayuran lainnya menghiasi jalannya kegiatan. Gunungan-gunungan tersebut menjadi simbol rasa syukur atas rezeki, hasil panen, serta harapan akan keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Acara turut dihadiri oleh Bapak Camat, Bapak Lurah Dandangan beserta jajaran staf, Bhabinkamtibmas, Babinsa, LPMK, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan dari seluruh 14 RW di Kelurahan Dandangan. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat menunjukkan kuatnya sinergi dalam menjaga serta melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kirab dimulai dari Kantor Kelurahan Dandangan dengan iring-iringan gunungan hasil bumi yang diarak menyusuri Jalan singosari – Jalan KKO Usman, Jalan Dandangan 1 dan Jalan Dandangan 2. Warga dari berbagai usia tampak memenuhi sisi jalan untuk menyaksikan jalannya kirab. Tidak sedikit masyarakat yang mengabadikan momen tersebut melalui telepon genggam, sementara anak-anak terlihat antusias mengikuti rombongan hingga garis akhir.
Semarak kirab semakin terasa dengan peserta yang mengenakan busana adat Jawa, menciptakan nuansa budaya yang kental. Iringan gunungan hasil bumi yang tertata rapi menjadi daya tarik tersendiri dan mencerminkan semangat gotong royong masyarakat dalam mempersiapkan acara.

Setelah menempuh rute kirab, seluruh peserta kembali berkumpul di Balai Kelurahan Dandangan sebagai titik akhir kegiatan. Di lokasi tersebut dilaksanakan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memohon keselamatan, keamanan, kesehatan, dan ketenteraman bagi seluruh warga Kelurahan Dandangan.
Tradisi Bersih Desa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Melalui kebersamaan dalam mempersiapkan gunungan, mengikuti kirab, hingga doa bersama, masyarakat diajak untuk terus menjaga persatuan, kepedulian, serta semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan bermasyarakat.
Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menunjukkan bahwa tradisi ini tetap memiliki tempat di hati warga Dandangan. Ribuan pasang mata menyaksikan jalannya kirab dengan penuh suka cita, menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai pelestarian budaya lokal, tetapi juga sebagai sarana memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan dan warisan budaya daerah.
Pemerintah Kelurahan Dandangan berharap kegiatan Bersih Desa dan Kirab Gunungan dapat terus dilestarikan setiap tahunnya sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat. Selain menjaga tradisi leluhur, kegiatan ini juga menjadi media untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh warga dalam mewujudkan lingkungan yang aman, damai, serta harmonis.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Kirab Gunungan Bersih Desa Dandangan 2026 diharapkan menjadi doa dan harapan bersama agar Kelurahan Dandangan senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, keamanan, dan ketenteraman bagi seluruh masyarakatnya.










