Kota Kediri – Pemerintah Kota Kediri menghadirkan inovasi baru untuk memperluas akses bacaan masyarakat, khususnya pelajar. Program tersebut bernama Lingkar Kediri, singkatan dari Literasi Keliling dengan Energi Hijau Kota Kediri, yang diluncurkan di SDN Ngletih 1 Kota Kediri pada Rabu, 29 April 2026. Program ini digagas melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Buku Internasional.
Berbeda dari perpustakaan keliling biasa, Lingkar Kediri dirancang sebagai layanan literasi yang aktif mendatangi masyarakat. Armada literasi ini akan bergerak secara terjadwal ke sekolah-sekolah, terutama sekolah dasar yang belum memiliki perpustakaan representatif. Selain itu, layanan ini juga dilengkapi sistem pemesanan berbasis aplikasi agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan baca.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa Lingkar Kediri menjadi cara baru untuk mendekatkan buku kepada anak-anak. Menurutnya, membaca bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga dapat menumbuhkan kreativitas dan membantu anak-anak meraih cita-cita.
Kehadiran Lingkar Kediri juga membawa pesan penting tentang kepedulian lingkungan. Armada yang digunakan berbasis kendaraan listrik, sehingga sejalan dengan upaya penghematan energi dan pengurangan dampak lingkungan. Dengan konsep ini, anak-anak tidak hanya diajak mengenal dunia baca, tetapi juga diperkenalkan pada pentingnya energi hijau sejak dini.
Tidak hanya menyediakan buku cetak, kendaraan Lingkar Kediri juga dilengkapi fasilitas digital. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri Chevy Ning Suyudi menjelaskan bahwa armada tersebut telah memiliki hotspot, akses internet, serta fasilitas untuk membaca bahan bacaan digital. Dengan begitu, anak-anak dapat membaca buku fisik maupun mengakses bacaan melalui perangkat digital.
Program ini menjadi pengembangan dari layanan perpustakaan keliling yang sebelumnya telah dimiliki Kota Kediri. Sebelum Lingkar Kediri diluncurkan, sudah ada dua unit perpustakaan keliling. Kini, dengan tambahan tiga unit baru berbasis listrik, Kota Kediri memiliki total lima armada literasi keliling yang siap menjangkau lebih banyak titik layanan.
Sasaran utama layanan ini adalah anak-anak sekolah, khususnya di wilayah yang akses perpustakaannya masih terbatas. Namun, masyarakat umum juga dapat memanfaatkan layanan tersebut saat armada Lingkar Kediri hadir di sekolah, taman kota, atau lokasi layanan lainnya.
Melalui Lingkar Kediri, Pemkot Kediri berupaya menjadikan literasi sebagai kegiatan yang lebih dekat, mudah, dan menyenangkan. Buku tidak lagi hanya menunggu pembaca datang ke perpustakaan, tetapi hadir langsung ke tengah masyarakat.
Program ini juga melengkapi berbagai gerakan literasi yang sebelumnya telah berjalan di Kota Kediri, seperti mobil baca keliling, pojok baca, Transliteria, dan Robusca. Harapannya, semakin banyak akses bacaan yang tersedia, semakin besar pula minat baca masyarakat, terutama anak-anak.













