Beranda / Ekonomi & Bisnis / Kontes Sapi di Kediri 2026 Meriah, 134 Ekor Sapi Unggulan Ikut Unjuk Kualitas

Kontes Sapi di Kediri 2026 Meriah, 134 Ekor Sapi Unggulan Ikut Unjuk Kualitas

Kontes Sapi Kediri 2026

Kediri – Suasana Lapangan Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, mendadak ramai oleh para peternak dan pecinta sapi. Bukan tanpa alasan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan atau DKPP Kabupaten Kediri menggelar Kontes Ternak 2026 selama dua hari, Selasa–Rabu, 5–6 Mei 2026. Ajang ini menjadi salah satu momen yang cukup ditunggu, terutama oleh para peternak lokal yang ingin menunjukkan hasil perawatan terbaik mereka.

Tahun ini, kontes tersebut diikuti 134 ekor sapi dari perwakilan 26 kecamatan di Kabupaten Kediri. Jumlah itu membuat arena kontes terlihat hidup sejak hari pertama. Deretan sapi bertubuh besar, sehat, dan terawat rapi menjadi tontonan menarik bagi warga yang datang. Tidak hanya soal ukuran, kualitas kesehatan, bentuk tubuh, hingga kelengkapan dokumen ternak juga ikut menjadi perhatian tim juri.

Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, menyebut nilai ekonomi dari sapi-sapi yang tampil dalam kontes ini tidak main-main. Dari 134 ekor sapi yang ikut, total nilainya diperkirakan mencapai Rp6 miliar hingga Rp7 miliar lebih. Bahkan, satu ekor sapi disebut bisa memiliki harga sampai sekitar Rp150 juta. Angka ini menunjukkan bahwa dunia peternakan di Kediri punya potensi ekonomi yang cukup besar.

Kontes Ternak 2026 tidak hanya menjadi ajang mencari juara. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi bagi peternak. Sapi-sapi unggulan yang tampil bisa lebih dikenal masyarakat, apalagi menjelang Idul Adha saat kebutuhan hewan kurban biasanya meningkat. Dengan adanya kontes seperti ini, peternak juga punya kesempatan untuk menaikkan nilai jual ternaknya.

Ada beberapa kelas yang dilombakan dalam kontes tahun ini. Berdasarkan rekap peserta, kategori yang diikuti antara lain Bakalan Kereman Peranakan Ongole, Bakalan Kereman Persilangan Hasil IB, Calon Induk PO, Calon Induk Persilangan Hasil IB, Induk PO, Induk Persilangan Hasil IB, Kereman Akhir Ekstrem, Kereman PO, Pedet Betina PO, hingga Pedet Betina Persilangan Hasil IB. Dari seluruh kategori tersebut, jumlah peserta tercatat genap 134 ekor sapi.

Untuk penilaian, panitia melibatkan juri dari Unair, Unesa, dan DKPP Kabupaten Kediri. Beberapa indikator yang diperhatikan meliputi bentuk tubuh, tinggi badan, bobot, kondisi kesehatan, serta kelengkapan surat-surat ternak. Khusus kelas kereman ekstrem, sapi tidak hanya dilihat dari penampilan luar, tetapi juga harus dibuktikan sehat, bebas PMK, dan tidak bercacing melalui pemeriksaan yang diperlukan.

Menariknya, kontes ini juga menjadi gambaran kecil kondisi peternakan sapi di Kabupaten Kediri saat ini. Sapi-sapi yang tampil bukan sekadar dipamerkan, tetapi juga menunjukkan bagaimana para peternak semakin serius dalam merawat, memilih bibit, dan menjaga kualitas ternak mereka. Dari sini, masyarakat bisa melihat bahwa peternakan bukan hanya urusan kandang, pakan, dan jual-beli, tetapi juga soal ketekunan serta pengetahuan.

DKPP Kabupaten Kediri berharap kegiatan seperti ini bisa mendorong munculnya ternak-ternak berkualitas nasional dari daerah. Jika kualitas sapi lokal terus meningkat, bukan tidak mungkin nama Kediri semakin dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi peternakan yang kuat di Jawa Timur.

Bagi para peternak, kontes sapi seperti ini tentu menjadi penyemangat tersendiri. Menang memang membanggakan, tetapi bisa membawa sapi terbaik ke arena kontes saja sudah menjadi bukti bahwa hasil kerja keras di kandang tidak sia-sia. Dari Lapangan Desa Wonorejo, semangat peternak Kediri terlihat jelas: merawat sapi bukan sekadar usaha, tapi juga kebanggaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kenthik.com

@kenthikcom

Ikuti Instagram Kenthik.com untuk update berita terbaru seputar Kediri dan sekitarnya.

Follow Instagram
error: